WAKTU

Waktu merupakan satu tanda agar kita bisah bedakan,seperti Pagi, siang, soreh, malam,hari ini,
besok, lusa,bulan,tahun,dan abad. Ada waktu untuk makan dan ada waktu unuk tidak makan, ada waktu untuk minum dan ada waktu untuk tidak minum,ada waktu untuk tidur dan ada waktu untuk tidak tidur, ada waktu untuk lahir dan ada waktu untuk mati, ada waktu untk menangis dan ada waktu untuk tidak menangis, ada waktu untuk tertawa dan ada waktu untuk tidak tertawa,dst. Itu semua adalah perjalanan kehidupan yang kita jalani setiap hari di lama hidup kita.

Kita sebagai manusia ini cuma bisa menjalani semuayang sudah di rencanakan oleh yang Kuasa. Semakin bertambahnya usia kita ada banyak sekali hal yang harus kita hadapi. Tapi dari semua hal-hal itu Tuhan tak pernah tinggalkan kita sendirian dalam menghadapi semua rencana yang yang sudah Tuhan Rancang untuk kita. Dan setiap Cobaan-cobaan yang kita hadapi tak pernah Tuhan berikan Cobaan” itu melampaui batas kemampuan kita manusia. Ku yakin bukan hanya aku saja yang pernah mengalami kehilangan orang-orang yang ku sayangi, ku tauh itu rasanya sakit bangat tapi dari semua kejadian” itu pasti ada maksud dan tujuan yang Tuhan sediakan untuk kita.

Untuk itu kita sebagai manusia yang ditentukan oleh Tuhan bahwa kita adalah mahkluk paling mulia yang ada di muka bumi ini.Kasih adalah hal yang harus kita lakukan untuk kita sesama kita. Dan dari kasih ini di imbangi dengan sebuah Iman agar kita benar dan berjalan pada jalan yang Tuhan siapkan untuk orang” benar.

“Ada sebuah cerita yang menunjukan kasih tidak hanya dengan ucapan, tetapi dengan tindakan nyata”

PENOLONG SEJATI”

Seorang anak pergi bersama empat orang temannya untuk berenang. Sesampai di kolam, anak tersebut langsung terjun untuk berenang. Tetapi musibah terjadi, kaki si anak kejang dan ia berteriak” meminta tolong.

Teman yang pertama melemparkan buku tentang cara-cara menyelamatkan diri dari bahaya tenggelam. Teman kedua melempar sebuah ban sambil berteriak : “Ambillah ban itu, agar kamu selamat!!”.

Teman yang ketiga berlutut di pinggir kolam. Mulutnya komat-kamit.Oooooo….rupanya dia berdoa. Sementara itu, teman yang ke-empat langsung membuka pakiannya dan terjun ke kolam kemudian,ia mengangkatnya ke pinggir kolam.Ia memberikan bantuan pernapasan. Setelah itu, ia membawanya ke rumah sakit.

Siapa penolong yang sejatih diantara keempat teman tersebut??

Penerapan: Kasih akan menjadi sia-sia jika tanpa perbuatan nyata.Perbuatan yang tepat, pada waktu yang tepat sangat penting dalam menunjukan kasih.

Janganlah suka mengktik orang lain atau membicarakan hal buruk (gosip) mengenai orang lain. Kita harus memperhatikan perasaan orang lain, karena orang lain memiliki pikiran dan perasaan yang lain pula. Filsuf Cina, Confusius (551-478 SM) mengajarkan : “seratus orang memiliki warna rambut kepala hitam semua, tetapi pikiran mereka berbeda semua”. karena itu, atur dan jagalah ucapan/perkataan kita agar tidak meninggung perasaan orang lain. Hal demikian, tentu saja dapat menghindarkan terjadinya percecokan dan stres yang tidak di harapkan. Adalah lebih sehat dan lebih baik apabilah kita berusaha untuk melihat segi-sgi yang baik orang lain dari pada kita hanya melontarkan kritik kepada orang lain.

Untuk itu kita sadar, bahwa sebagai mansia biasa, kita memilki keterbatasan kekuatan dan kemampuan. Oleh karena itu jika menemui kesulitan hidup yang menimbulkan stres, cobalah berdoa kepada Tuhan mohon bimbingan dan kekuatan. Percayalah Tuhan pasti akan menolong dan melindungi umat-Nya. Biasanya dengan berdoa, hati dan pikiran akan menjadi tenang dan stres berkurang.

Dari cerita ini mungkin aku dapat mengambil kesimpulan memang kalau mau di lihat dari cerita ini berarti yang di sebut “penolong sejati” yaitu teman yang ke Empat. Tapi disini kita tauh bahwa hanya satu penolong sejati yaitu “TUHAN” Untuk itu waktu kita di dunia ini hanya sementara jangan sia” kan kesempatan itu. Jadilah seorang penolong setia yang datang tepat pada waktunya.

AMIN….!!!! GBU

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: