“MEMORY KOTA GUDEG TAK KAN KU LUPAKAN”

Lengkap sudah kebahagiaanku sebagai seorang insan yang penuh cita-cita karena telah lulus tanggal 17 april 2010 di salah satu perguruan tinggi di Jogjakarta (UNIVERSITAS MERCUBANA) dan saat ini diriku telah bekerja untuk memenuhi kebutuhan keseharianku dan membantu meringgankan benban orang tua . Sebenarnya pekerjaan bagiku adalah sebatas pengabdian, pembetukan jati diri dan menambah pengalaman serta penerapan ilmu yang ku dapat.

Ada dua kampus yang telah ku lalui untuk menambah ilmu dan menjawab masa depan dan cinta citaku lebih jauh kedepan dalam sebuah kebahagiaan dan kedamaian abadi. Kedua kampus tersebut sangat membantu memaju wawasan dan gagasanku di setiap detik ,hari bahkan tahun, karena kedua persinggahan itu sangat ku sukai, sebab di tempat itu pernah menguras tanagaku bahkan kesedihan tertanam jelas di sana. Awal ku lalui hidup sebagai mahasiswi di kampus UPN JOGJAKARTA tetapi ada sebuah tanda tanya yang hadir dalam diriku. Sehingga dengan segala pertimbangan dan renungan akhirnya ku memilih untuk pindah ke tempat tersinggahan keduaku di UNIVERSITAS MERCUBANA JOGJAKARTA yang jauh dari keramaian kota. Selamat ku lalui hidup menyendiri ( jalan wates) seorang diri ada suka dan duka yang tak mungkin kulupakan.

Memory kota Gudeg Jogjakarta tak akan ku lupa dalam hidupku sewaktu tinggal seorang diri di sana dan lalui hidup sebagai mahasiswi. Sebab ilmu yang kudapat sangat membantuku dalam mennyelesaikan tugasku di tempat kerjaku. Ada sebuah cerita sewaktu tinggal di kesunyinyan jalan wates ,dalam hidup memang terbukti dikala kita sedang berbahagia dan mengalami kesusahan, itu yang kurasakan. Sebenarnya hutan belantara merupakan sesuatu yang sudah akrab dengan diriku semenjak kecil, tapi tinggal dan tidur layaknya Orang Rimba adalah hal baru yang unik bagiku(menyediri). Masyarakat di jalan wates begitu bersahabat dan menyatu dengan alam walaupun hutan tak seluas negeriku papua. Masyarakat di sekitar jalan wates melakukan aktifitas menurut pandangan kita adalah hal yang gampan.tetapi ku lihat rumit dan sulit, sebab mereka bekerja untuk mempertahankan kehidupan yang amat sulit ini deangan berbagai cara !!!!

AKhir kata
Aku bukanlah individu yang idealis dengan teori hidup yang sudah tertulis mantap di kertas putih, namun sedikit telah ku coretan di atas kertas tersebut. Aku bukan pula manusia yang mampu mengubah negeriku dalam sekejap . ku sadari ilmu bisa didapat dimana saja bahkan anak kecil sekalipun. Semoga kisah ku di kota Gudeg jogjakarta menjadi sepenggal cerita bagi kawan kawan sekalian.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: