..kangen kamu…..

Apa sih yang tidak membuatnya marah? “Hampir tidak ada”

Semua hal bisa dengan mudah membuatnya marah. Sungguh menyebalkan, padahal dia tinggal menyisihkan sedikit saja waktunya di tengah kesibukan yang mencekik lehernya, aku hanya ingin mendengar saja suaranya, tidak sama sekali berniat menganggu atau merusak konsentrasi kerjanya.

dia : “Butuh berapa lama buat kamu angkat telpon aku?“ aku : “Sori, baru saja hp ku mati, baterainya habis ini lagi di-charge”

akhirnya dia telpon aku, setelah 5 kali sms dariku tidak dibalasnya, 2 telponku tidak dijawabnya, dan 3 hari kita tidak bertemu

dia : “ Alasan banget, bilang aja kamu ga mau angkat telponku” aku : “ Kenapa sih kamu, kamu yang pergi, kamu yang tidak pernah kasih kabar, sekarang kamu yang marah-marah?” dia : “ Ya udah aku lagi sibuk, nanti saja” (artinya dia tidak lagi berminat bicara denganku)

Tuuut..tuut..tut telpon dimatikan

Braaak! Kubanting telpon genggam itu, melampiaskan kemarahanku pada laki-laki itu, pura-pura sibuk udah jadi kebiasaan buruknya, alasan yang berkali-kali dikatakannya padaku, dan aku benci kadang alasannya juga benar

Rumah tangga kami belum begitu lama berdiri, masih membangun pondasi satu-satu, mencoba mengikis lumut-lumut dan karak kebiasaan buruk yang kadang masih melekat dalam diri kami masing-masing sebagai individu yang berbeda

Tapi apa esensi dari sebuah kemarahan, kemarahan sia-sia dengan saling menjauh dan mendiamkan salah satu pihak, dengan memilih berpisah dulu, tidak bertemu, dan tidak berkomunikasi, apakah itu menyelesaikan masalah

Mengapa cuma aku yang ingin berbaikan denganmu, mengapa kamu ingin pergi, menyendiri dan entah memikirkan apa, mengapa kita tidak bisa kita berpelukan dan melupakan pertengkaran ini

“…kangen kamu…”

*memasang kembali sim-card dan baterai yang copot dari telpon genggamku, berniat sms dia lagi, minta dia kembali ke rumah lagi, dan berjanji tidak akan cengeng atau bawel lagi meminta waktumu terlalu banyak untuk memperhatikanku

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: